Ilmu Pukulan Dari Minang Kabau

Ilmu Pukulan yang berasal dari Minang Kabau ini, bukan hanya sekadar penderas pukulan biasa. Ilmu pengisi atau menambah bobot pukulan ini mampu merobohkan dinding beton, untuk Anda yang ingin mempelajari Ilmu ini hendaknya jangan melalikan sholat fardhu karna Amalan ini sangat bergantung dengan Ibadah. Berikut tata cara dan Mantranya.

Penderas Pukulan Minang Kabau

Wanna fatahakko 'Ali waa Zulfakkar Kullu Nafsin Zikotul Maut, aku memakai do'a coco Nabi Muhammad. Pancoco nan Runciang, pancoco nan kareh, pancoco nan tumpul, pancoco anak sidang manusia lumpuh kepadaku.

Cara Mempelajari
Mandi Keramas di air sungai selama 7 kali Jum'at, maksudnya disini Anda melakukan mandi disungai hanya pada hari Jum'at saja waktu subuh sekitar jam 4 kemudia lanjutkan dengan melakukan sholat subuh.

Mantra Tersebut dibaca selepas sholat Jum'at (masih berada didalam Masjid) dan dibaca sebanyak 7 kali, lalu ditiupkan ke telapak tangan lalu kepalkan tanggan dan pukulkan ke telapak kaki sebanyak 7 kali. Pada hari pertama, pukulkan ke telapak kaki kiri, Jum'at ke telapak kaki kanan dan kembali lagi ke kiri begitu seterusnya hingga 7 kali Jum'at.

Selanjutnya Mantra selalu dibaca selesai sholat subuh dan magrib sebanyak 7 kali, tanpa dipukulkan ke telapak kaki.

Cara Mengunakan
Sebelum mengunakan, pastikan bahwa saat Anda mempelajari tidak terdapat kesalahan. Ilmu harus diuji terlebih dahulu, dengan mengunakan Karung Goni.

Saat Anda pukulkan ke Karung, pastikan sasaran Anda akan robek/jebol. Ini menandakan ilmu telah masak dan untuk mengunakan hanya dibaca sebanyak 7 kali lalu tiupkan ke telapak tanggan dan digenggam.

Ingat jangan memukul lawan tanpa alasan yang jelas, karna akibatnya bisa fatal.

Belum ada Komentar untuk "Ilmu Pukulan Dari Minang Kabau"

Posting Komentar

Berkomentarlah Dengan Sopan.
Tidak Sesuai Kami Hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel