Malam Kamis Legi Dalam Ajian Jawa

Malam kamis legi, nama pasaran Jawa yang satu ini sangat jarang di gunakan oleh orang untuk melakukan ritual berbeda dengan malam Jum'at Kliwon di mana banyak sekali serangkaian ritual di lakukan.

Malam Kamis Legi Dalam Ajian

Dalam Ajian, hari serta pasaran haruslah di hitung dengan benar dan tepat jika salah sasaran biasanya akan menimbulkan efek yang juga kurang baik bagi si pengamal ilmu. Malam Kemis Legi, juga biasa di gunakan oleh kebanyakan praktisi yang mengerti dengan pasaran hari untuk menyerap energi sesuatu seperti benda alam dan sejenisnya, ini juga termasuk inti Petir dan Cahaya.

Kebanyakan, tokoh yang mengutamakan Kemis Legi sebagai malam ritual adalah orang-orang yang menganut paham Kejawen Kerajaan, biasanya ilmu ini di turunkan secara temurun melalui Nasabnya selain itu bisa di katakan ia salah satu keturunan dari abdi atau pejabat tinggi kerajaan pada masanya, bisa Nenek Moyang dan sejenisnya, tapi ada juga yang menuntut secara langsung dari seorang ahli praktisi yang bernasab seperti ini.

Sebagian orang, dalam pahamnya malam Kemis dengan Pasaran Legi ini sangat kuat untuk memberikan suatu energi ke dalam benda, tahap pembuatan jimat akan lebih bagus pada malam ini, sebaliknya dalam pegendalian Khodam Jum'at Kliwonlah yang bagus. Energi juga sangat bagus untuk suatu benda, terlebih memasuki Cahaya jika pada level tinggi pembuatnya mampu memasukan energi Petir sehingga pengunanya nanti tidak akan tersengat aliran listrik dan mampu bertahan dari sambaran petir.

Jika terdapat malam khusus melalui pasaran, ini bukan berarti malam yang lainnya tidak bagus untuk melakukan ritual. Sebuah ada tata caranya, begitu juga dalam perhitungan hari dan pasaran, jika sebuah ilmu menuntutkan ritual di malam tertentu maka baiknya ya saat tersebut karena sesuai dengan yang di anjurkan.

Belum ada Komentar untuk "Malam Kamis Legi Dalam Ajian Jawa"

Posting Komentar

Berkomentarlah Dengan Sopan.
Tidak Sesuai Kami Hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel